Novel Canting; Dari Sebuah Kesederhanaan Menjadikan Kebahagiaan

Diposting pada

Novel Canting Yang ditulis oleh seorang perempuan bernama Fissilmi Hamida(1), Terbitan kmostore.com merupakan sebuah novel inspirasi bagi seorang kaum milineal masa kini, novel yang menyandang gelar Best Seller ini memikat pembacanya seakan-akan ikut dalam nuansa alur cerita.

Sekar Kinasih, Gadis desa nan rupawan, pembatik andal, buruh batik di tempat keluarga Hadi Suwito. Kepiawaiannya paripurna(2), membuat Seorang lelaki (Hadi Suwito) yang tak hanya jatuh cinta pada motif batiknya, namun juga jatuh cinta padanya.

Di usia 18 Tahun, Sang ayah sekar memutuskan untuk menerima lamaran Hadi Suwito yang membuat Sekar seperti diterpa badai maha dahsyat. Ia harus menikah dengan Lelaki yang usianya lebih tua 10 tahun dari dia, Hatinya merasa hancur karena di usianya Dia (Sekar) masih ingin mencapai impiannya dan selalu dihanyuti masalah perbedaan status sosial selalu mengganggu pikirannya dan adanya pihak ketiga yang mengikuti kehidupannya bersama Hadi? Siapa Dia? Simak saja di cerita bukunya….

Waktu kian berlalu, Sekar sapa nama yang cantik menyadari bahwa seperti halnya canting yang dipegangnya dan menuliskan motif di selembar kain mori untuk menjadika sebuah corak keindahan. Seperti juga kehidupannya ibarat canting Sekar mencoba melukis kebahagiaannya atas apa yang telah digariskan untuknya.

 

“Gusti Paring Pitedah, Bisa Liwat Bungah Bisa Lewat Susah” – Canting

 

 


(1) Fissilmi Hamida = Penulis buku NOTES FROM ENGLAND & novel CANTING

(2) Paripurna = Sangat Komplek, Sempurna