Kang Jasmito, Anak Muda dengan Bisnis Online Sayuran Organik

Diposting pada

andhikanurafian.web.id – Sayur-mayur merupakan sesuatu mungkin tidak terlepas akan kehidupan kita sehari-hari, apalagi bagi mereka yang hidup di pedesaan mulai menanam, membudidayakan, hingga cara mendistribusikan hasil panennya ke pasar namun kadang harga juga murah. Namun semua itu menurut salah satu anak muda yang awalnya dari kota ronggolawe ini tidaklah sulit, dengan era teknologi semua ditepis dengan kepercayaan dirinya menjadi seorang pengusaha, sebelumnya tidak pernah terbersit sama sekali dalam benak saya.  Namun saat ini ternyata saya terjun dalam dunia usaha bidang pertanian. Dalam tulisan ini saya ingin berbagi sebuah kisah bersama sayur organik yang ditulis rapi pada blog pribadinya catatanjasmito.blogspot.com

Sehingga Jasmito yang mengenal dunia pertanian sejak lahir, kedua orangtuanya bergelut dalam bertani yang tak mungkin bagi Dia tak mengenal bertani. Seiring bertambahnya usia dan pengetahuan, ternyata cita-cita saya semakin bertambah banyak, termasuk menjadi pengusaha. Sekarang menjajaki usaha bidang pangan dengan brand Orgo. Brand tersebut saya ambil dari istilah asing yang berarti tanpa bahan kimia sintetis. Dengan membawa brand tersebut, saya memulai usaha sayur organik.

Ketika saya menghubungi Kang Ito (Sapaan keren jasmito) melalui Whatsapp, Mengapa memilih bisnis di bidang pertanian? secara singkat Dia mengatakan “Bidang pertanian merupakan sumber kehidupan. Aspek Vital yang menentukan  hidup matinya manusia bahkan sebuah negara sekalipun. Pangan merupakan kebutuhan primer selain sandang dan papan” Celoteh Dia sambil Tertawa.

Selanjutnya Kang, Mengapa milih bertani sayur organik? sebelum membalas dia juga tertawa, ” Karena ingin memberikan makanan yang Halalan Thayyiban untuk masyarakat dengan harga terjangkau. Selama ini makanan organik kan mahal ketika masuk ke supermarket. Terus minat anak muda untuk hal ini juga minim, banyak lulusan pertanian milih kerja kantoran“.

Ketika saya bertanya Kapan mulai menekuni bisnis? dengan gaya khas kang ito, malah tersenyum. Namun saya tidak kehilangan akal, mencoba searching di blog beliau, akhirnya saya kutip sebagian perjalanan bisnis sayur organiknya :

Usaha sayur organik ini berawal pada tahun 2015 ketika saya dikenalkan oleh teman dengan pengusaha sayur organik. Waktu itu sempat gabung dengan sistem bagi hasil, tapi hanya bersifat sambilan saja karena saya juga mengajar di instansi swasta. Saya bagian budidaya di lahan pengusaha sayur organik tersebut, kemudian hasil akan dibeli oleh pengusaha tersebut. Namun karena kesibukan mengajar, saya berhenti kerjasama sebelum menikmati hasil kerja sama. Meski berhenti kerjasama, saya mencoba menerapkan konsep menanam organik di pekarangan rumah dengan polibag, namun untuk konsumsi sendiri karena tidak tahu pasar organik dimana. Waktu itu mulai menanam sawi di sepuluh polibag saja. Kegiatan menanam di pekarangan rumah menjadi rutinitas tiap pagi dan sore. Ketika berurusan dengan kebun, seolah lupa waktu, bahkan kadang saya terlambat untuk berangkat kerja.

Bisnis Sayur mayur online pun tidak selalu mulus seperti yang kita bayangkan, dari perjalanannya yang ditempuh beliau juga sempat down atau hampir putus asa karena sistem kerjasama tidak berhasil. Sekarang beliau fokus patungan dengan Pakdhe (Sedulur) yang cerita sebelumnya kang jasmito hanya mengenal budidaya, harus berjualan sendiri untuk menghidupi keluarga. Karena semua saya tangani sendiri mulai budidaya hingga mengantar sayur ke konsumen, semua keteteran terutama budidaya sayurnya. Merawat sayur organik harus intens tiap hari. Dengan segenap pertimbangan, budidaya saya tinggal penuh, dan saya memutuskan fokus ke penjualan. Permasalahan baru muncul, apa yang akan saya jual kalau tidak budidaya? Setelah berpikir lama, teringat dengan pakdhe saya yang juga punya usaha sayur organik tapi juga kembang kempis. Setelah saya bertemu beliau, kita sepakat bagi job, pak dhe bagian budidaya, saya penjualan. Perjuangan saya mulai terbayar dengan mendapatkan beberapa pelanggan tetap dari rumah tangga.

Bisnisnya juga semakin berkembang sejak beliau bergabung dengan media online dan menimba ilmu dari sahabat-sahabatnya Komunitas Blogger Tuban melalui cara olah kata yang menarik lewat website orgomedia.com dan toko.orgomedia.com, instagram (orgozone), fanpage facebook (orgo organik). Atau bisa langsung menghubungi saya ke nomor 082334757751. Kali ini distribusi penjualannya sudah lima kota lebih, Malang, Blitar, Surabaya, Jember dan yang belum terpenuhi secara penuh di Jogja, NTB, Bekasi  dan Jakarta.

Impian apa yang kang Jasmito harapakan kedepannya? Rencana lima tahun ke depan ingin membuat variasi produk olahan dari sayur-buah organik, kemudian ingin membuat minimarket sayur-buah organik beserta olahannya, dimana sayur dan buahnya diambil dari anggota kelompok sendiri. Selain itu juga ingin membuat semacam “sekolah” yang khusus untuk mengedukasi tentang usaha sayur organik. Saya inginnya masyarakat hidup sehat, apalagi bagi masyarakat kota yang sibuk bekerja, sehingga tidak sempat menyiapkan makanan sendiri. Dengan kesibukan mereka, tentu butuh makanan yang benar-benar sehat agar membantu stamina dan daya tahan tubuh. 

Itulah perbincangan saya dengan Owner Orgozone, semoga menjadi inspirasi bagi muda milineal yang ingin berkarya dengan inovasinya sendiri.

 

—::—

2 thoughts on “Kang Jasmito, Anak Muda dengan Bisnis Online Sayuran Organik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *